Cara Memulai Bisnis Cacing Tanah Dengan Mudah

Peluang Bisnis Sampingan

Peluang & Tips Menjalankan Usaha Cacing Tanah Secara Gampang

Bisnis cacing tanah mulai dilirik pebisnis baru untuk meraih keuntungan besar. Sekilas memang bisnis ini terlihat menjijikkan, karena bersentuhan langsung dengan hewan berlendir yang tidak semua orang mau melakukannya.

Bisnis cacing tanahPadahal, bisnis ini sangat menguntungkan karena banyak pihak yang membutuhkannya, misalnya digunakan sebagai bahan baku obat maupun pakan ternak. Terlebih peluang usaha budidaya cacing tanah masih sangat besar dan belum begitu banyak persaingan sehingga bisa menjadi salah satu alternatif bisnis anda.

Mungkin anda bertanya-tanya, sebenarnya berapa keuntungan yang bisa didapatkan dari usaha budidaya cacing tanah? Perlu diketahui, saat ini harga cacing tanah semakin melonjak seiring meningkatnya kebutuhan akan bahan baku cacing tanah. Untuk satu kilogram cacing harganya bisa mencapai Rp 166 ribu. Cukup lumayan, bukan? Nah, bagi anda yang ingin ikut terjun dalam bisnis cacing tanah dan masih bingung bagaimana memulainya, sebaiknya anda perhatikan dulu beberapa tips berikut ini:

1. Siapkan peralatan dan sarana budidaya

Dalam pembuatan kandang, anda bisa memanfaatkan bahan-bahan yang murah dan mudah didapat, seperti bambu, papan, rumbia, ijuk, dan tanah liat. Untuk budidaya cacing skala besar, anda bisa membuat kandang dengan ukuran 1,5 x 18 m dan tingginya 0,45 m. Di dalam kandang tersebut anda perlu menyiapkan rak-rak bertingkat yang digunakan sebagai wadah pemeliharaan cacing tanah.

2. Pembibitan

Untuk pembibitan, anda perlu menyiapkan bibit unggul serta kandang. Jika anda beternak cacing tanah untuk tujuan komersial, sebaiknya anda memilih bibit yang sudah ada karena tentunya anda membutuhkannya dalam jumlah besar. Tapi jika usaha yang anda jalankan hanya dalam skala kecil, anda bisa mencari cacing tanah dari alam, misalnya dari tempat pembuangan kotoran hewan maupun dari tumpukan sampah yang telah membusuk.

3. Sistem pembiakan

Setelah anda menyiapkan media serta bibit cacing tanah, langkah selanjutnya adalah menanamkan cacing tersebut ke dalam wadah. Sebaiknya anda tidak memasukkan semua bibit cacing sekaligus, tapi dicoba sedikit demi sedikit dulu. Amatilah apakah bibit cacing tersebut masuk ke dalam media yang telah disediakan atau tidak. Jika iya, barulah anda memasukkan bibit yang lainnya.

4. Sistem perkawinan

Perlu diketahui, cacing tanah merupakan hewan hemaprodit, yaitu dalam satu tubuhnya terdapat alat kelamin jantan dan betina. Meki begitu, cacing tidak dapat melakukan pembuahan sendiri. Biasanya dari sepasang cacing tanah akan menghasilkan masing-masing kokon berisi telur cacing. Kokon inilah yang harus anda letakkan di tempat yang cukup lembab agar menetas. Biasanya waktu penetasannya sekitar 14-21 hari.

5. Pemeliharaan

Untuk pemeliharaan, anda dapat memberi pakan cacing satu kali dalam sehari semalam, banyaknya disesuaikan dengan berat cacing tanah yang telah ditanamkan. Misalnya jika anda menanam cacing sebanyak 1 kilogram, maka anda juga harus memberikan pakan sebanyak 1 kilogram. Umumnya, pakan yang diberikan untuk cacing tanah adalah kotoran hewan.

Peluang Usaha Rumahan Modal Kecil
Author: 
    author

    Related Post

    Comments are closed.